Allah Swt di dalam al-Quran menyebut
manusia sebagai maujud yang mulia dan tinggi, namun di sisi lain Allah juga
mencela manusia dengan menyebutkan kelemahan-kelemahannya. Berikut ini saya
akan menyebutkan sebagian darinya:
1. Lupa Tuhan
Sudah merupakan tabiat manusia manakala ditimpa kesusahan dan kesulitan dia berdoa dan memohon kepada Allah Swt supaya diangkat dan dihilangkan kesulitannya, namun ketika kesulitan itu telah sirna dengan segera dia pun kembali kepada kebiasaan hidup semula dan melupakan Tuhan.
1. Lupa Tuhan
Sudah merupakan tabiat manusia manakala ditimpa kesusahan dan kesulitan dia berdoa dan memohon kepada Allah Swt supaya diangkat dan dihilangkan kesulitannya, namun ketika kesulitan itu telah sirna dengan segera dia pun kembali kepada kebiasaan hidup semula dan melupakan Tuhan.
Allah Swt berfirman dalam al-Quran:
Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada Kami dalam keadaan
berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu
darinya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat), seolah-olah dia tidak
pernah berdoa kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya.
Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu
mereka kerjakan (QS. Yunus:12).
2. Bangga dan Sombong
Allah Swt berfirman dalam al-Quran:
Dan jika Kami rasakan kepadanya kebahagiaan sesudah bencana yang menimpanya,
niscaya dia akan berkata, "Telah hilang bencana itu dariku."
Sesungguhnya dia sangat gembira lagi bangga (QS. Hud:10).
Pada ayat yang lain Allah Swt berfirman:
Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dimuliakan-Nya dan
diberi-Nya kesenangan, maka dia berkata, "Tuhanku telah
memuliakanku." Namun apabila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rezekinya
maka dia berkata, "Tuhanku menghinakanku" (QS. al-Fajr:15-16).
3. Tidak bersyukur
3. Tidak bersyukur
Allah Swt berfirman dalam al-Quran:
Dan jika Kami rasakan kepada manusia suatu rahmat (nikmat) dari Kami,
kemudian rahmat itu Kami cabut darinya, pastilah dia menjadi putus asa lagi
tidak berterima kasih (QS. Hud:9).
4. Kikir dan Berkeluh-kesah
Allah Swt berfirman dalam al-Quran:
Katakanlah, "Kalau seandainya kamu menguasai
perbendaharaan-perbendaharaan rahmat Tuhanku, niscaya perbendaharaan itu kamu
tahan, karena takut membelanjakannya." Dan adalah manusia itu sangat kikir
(QS. al-Isra:100).
Allah Swt juga berfirman:
Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia
ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat
kikir (QS. al-Ma`arij:19-21).
5. Lemah
Allah Swt berfirman:
Dan manusia diciptakan lemah (QS. an-Nisa:28).
6. Melampaui Batas ketika Merasa
Cukup
Allah Swt berfirman dalam al-Quran:
Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, karena dia
melihat dirinya serba cukup (QS. al-`Alaq:6-7).
7. Tergesa-gesa
Manusia terkadang memohon kejahatan dan bahaya, karena dia maujud yang
tergesa-gesa.
Allah Swt berfirman:
Dan manusia memohon kejahatan sebagaimana dia memohon kebaikan. Dan adalah
manusia bersifat tergesa-gesa (QS. al-Isra:11).
Pada ayat lain Allah Swt berfirman:
Manusia telah diciptakan (bertabiat) tergesa-gesa (QS. al-Anbiya:37).
8. Suka Membantah
Allah Swt berfirman:
Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulangi bagi manusia dalam al-Quran ini
bermacam-macam perumpamaan. Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak
membantah (QS. al-Kahfi:54).
9. Zalim dan Tidak Bersyukur
9. Zalim dan Tidak Bersyukur
Allah Swt berfirman dalam al-Quran:
Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dari segala apa yang kamu
mohonkan. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu
menghitungnya. Sesungguhnya manusia itu sangat zalim dan sangat mengingkari
(nikmat Allah) (QS. Ibrahim:34).
10. Bodoh
Allah Swt berfirman:
Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh (QS. al-Ahzab:72).
11. Tergoda Kesenangan Dunia
11. Tergoda Kesenangan Dunia
Allah Swt berfirman dalam al-Quran:
Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang
diingini, yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas,
perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah
kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik
(QS. Ali Imran:14).
12. Menyuruh kepada Keburukan
Al-Quran berkata:
Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya diri
itu selalu menyuruh kepada keburukan, kecuali diri yang diberi rahmat oleh
Tuhanku (QS. Yusuf:53).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar